May
27

Bakti Sosial Operasi Katarak

Posted By: Admin

DALAM RANGKA PERINGATAN HUT PERSEKUTUAN USAHAWAN KATOLIK (PUKAT) KEUSKUPAN SURABAYA YANG KE-25 TAHUN, PUKAT KEUSKUPAN SURABAYA MENGADAKAN BAKSOS OPERASI KATARAK (BASOKA 6) BEKERJASAMA DENGAN
NASIONAL HOSPITAL DAN SIDOMUNCUL

OPERASI 145 PASIEN DARI 21 PAROKI WILAYAH KEUSKUPAN
SURABAYA, JOMBANG, MOJOKERTO DAN BANGKALAN

Surabaya, Sabtu, (25/5) bertempat di National Hospital, Pukat Keuskupan Surabaya mengadakan baksos operasi katarak (BASOKA) untuk yang keenam kalinya. Pada baksos kali ini Pukat Keuskupan Surabaya bekerjasama dengan National Hospital dan Sidomuncul akan mengoperasi 145 pasien masyarakat kurang mampu baik warga gereja maupun masyarakat umum dari wilayah Surabaya, Jombang, Mojokerto dan Bangkalan. Dalam penyelenggaraan baksos kali ini, Pukat bekerjasama dengan National Hospital sebagai Rumah Sakit penyelenggara dengan tujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.  National Hospital, yang mulai beroperasi sejak 12 Desember 2012, sudah didukung oleh teknologi modern dimana terdapat 4 kamar operasi yang  dilengkapi peralatan modern di setiap kamar. Selain itu, kamar operasi National Hospital juga dilengkapi dengan CSSD (Central Sterile Supply Departement) dimana proses sterilisasi sudah memenuhi standar pencegahan dan pengendalian infeksi.

Baksos operasi katarak bersama Pukat Keuskupan Surabaya merupakan kerjasama kedua yang dilakukan bersama Sidomuncul sejak tahun lalu.  Jumlah pasien yang telah dibantu pada program baksos operasi katarak (BASOKA) PUKAT adalah sebanyak 450 orang.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Pukat Keusukupan Surabaya Ferry Jusuf didampingi kordinator Pukat Fx. Juwono Purwanto.

Baksos operasi katarak bagi masyarakat kurang mampu telah dilakukan Sidomuncul bersama Perdami sejak tahun 2011 dibuka oleh Wapres RI Boediono pada pencanangan gerakan penanggulangan buta katarak di Indonesia.

Tahun 2011 Sidomuncul bersama Perdami telah mengoperasi 6.000 mata. Pada tahun 2012 telah mengoperasi 12.746 mata. Pada tahun 2013 Sidomuncul kembali berkomitmen  melaksanakan baksos operasi katarak untuk 12.000 mata. Selama tahun 2013 sampai pertengahan Mei telah mengoperasi 4.672 mata. Dan total yang telah dioperasi sejak tahun 2011 ini adalah 23.418 mata.

Baksos operasi katarak yang dilakukan Sidomuncul dilakukan atas ”Pencanangan Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di Indonesia” yang dimotori oleh Sidomuncul dan Perdami dengan didukung oleh banyak pihak.

Pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan ini adalah: Pemda Tk. I & II, Kementerian  Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI, Kementerian Kehutanan RI, Kementerian Kesehatan RI, Mabes TNI, Kodam I/Bukit Barisan, Kodam II/Sriwijaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya, Kodam IX/Udayana, Kodam XVI/Pattimura, POLRI, Polda Metro Jaya, Polda Jateng, Polda DIY, Polda Jatim, Polda Batam, Persatuan Pensiuan Angkatan Laut (PPAL), Fakultas Tehnik Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas YARSI, PBNU, Fatayat, Pukat Keuskupan Surabaya, Kowani, IWAPI, WITT, Pelindo, Yayasan Kick Andy, Media Grup, Rumah Sakit, Klinik Mata dan beberapa LSM.

Baksos telah dilaksanakan di 25 provinsi, 127 kota melalui 182 Rumah Sakit. Daerah yang telah dibantu adalah Aceh, Sumut, Sumbar, Sumsel, Lampung, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Jatim, Jabar, Jateng, DIY, Bali, DKI Jakarta, Kepulauan Bangka Belitung, NTB, NTT, Maluku Utara, Sulsel, Sulut, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Kalsel, dan Kaltim.

Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat mengatakan sangat bersyukur bisa melanjutkan kembali program ini dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terutama Perdami hingga terlaksananya kegiatan ini.

(PR-SM/xviii/iv/xiii)

Arsip