Mata panda adalah istilah umum untuk lingkaran hitam di bawah mata. Secara medis, ini disebut sebagai hiperpigmentasi periorbital atau lingkaran gelap periorbital. Mata panda merupakan kondisi di mana area di bawah mata terlihat lebih gelap dari warna kulit sekitarnya. Ini bisa disebabkan oleh penipisan kulit, pembuluh darah yang terlihat, atau pigmentasi berlebih.
Mata panda biasanya tidak menyebabkan rasa sakit atau gangguan penglihatan. Namun, faktor pemicunya (seperti kurang tidur atau mata lelah) bisa membuat mata terasa tidak nyaman atau tegang. Sehingga adanya mata panda perlu diberi perhatian khusus. Sebab berkaitan erat dengan kesehatan hingga estetika mata. Faktor pemicu mata panda antara lain kurang tidur atau kelelahan, stres, keturunan (genetik), penuaan (kulit menipis), paparan sinar matahari berlebihan, dehidrasi, alergi atau sering menggosok mata, kebiasaan merokok atau konsumsi alkohol, pola makan buruk.
Untuk perawatan medis, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kulit atau dokter estetika untuk menyesuaikan dengan kondisi kulit. Mata panda yang disebabkan oleh faktor genetik memang lebih sulit dihilangkan sepenuhnya, tapi masih bisa dikurangi atau disamarkan dengan perawatan yang tepat. Karena penyebabnya bukan dari gaya hidup atau lingkungan, melainkan dari struktur anatomi wajah atau pigmentasi bawaan, seperti:
Butuh kesabaran & konsistensi : Yakni menggunakan atau mengaplikasikan beberapa krim yang bisa dipilih untuk di bawah mata. Seperti krim yang mengandung Vitamin C (mencerahkan kulit), Retinol (menebalkan kulit halus bawah mata), Kafein (mengurangi bengkak & membuat pembuluh darah tak terlalu terlihat), Niacinamide (mengurangi) pigmentasi serta Asam Hialuronat (menghidrasi & menyamarkan garis halus).
Yakni dengan Filler bawah mata untuk menutupi cekungan dan menyamarkan bayangan gelap. Bisa juga dengan Laser pigmentasi untuk mengurangi warna gelap, Chemical peeling ringan untuk meratakan warna kulit atau gabungan perawatan Microneedling + Serum brightening untuk merangsang kolagen dan mencerahkan kulit.
Gunakan concealer dengan warna yang sesuai untuk menetralkan lingkaran hitam (contoh: peach/salmon untuk kulit sawo matang).
Kesimpulannya, mata panda bisa dikurangi. Tapi tidak sepenuhnya hilang tanpa bantuan medis, apalagi jika karena genetik. Tapi dengan kombinasi perawatan rutin dan gaya hidup sehat, penampilan pun bisa jauh lebih baik. Cara menghilangkan mata panda seperti disebutkan diatas pun bisa ampuh dan berhasil jika konsisten serta diimbangi pola hidup yang baik.