Stroke adalah kondisi darurat medis yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu. Salah satu jenis stroke yang paling sering terjadi adalah stroke iskemik.
Mengenali ciri ciri stroke iskemik sejak dini sangat penting karena tindakan cepat dapat menyelamatkan fungsi otak dan kehidupan penderitanya. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai kondisi ini dan tanda-tanda yang harus Anda waspadai.
Stroke iskemik adalah jenis stroke yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah yang membawa darah ke otak. Sumbatan ini paling sering berupa gumpalan darah atau plak lemak. Ketika otak tidak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi dari darah, sel-sel otak mulai mati.
Karena itu, stroke iskemik sering disebut sebagai "serangan otak" atau brain attack. Semakin cepat sumbatan dihilangkan atau dialirkan, semakin besar peluang untuk mengurangi kerusakan otak.
Penting untuk diingat bahwa stroke iskemik berbeda dengan stroke hemoragik yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak (pendarahan). Namun, tindakan cepat tetap menjadi kunci untuk kedua jenis stroke iskemik ini.
Ciri-ciri stroke iskemik sering muncul secara tiba-tiba dan mendadak. Anda bisa menggunakan akronim BE FAST (Balance, Eyes, Face, Arms, Speech, Time) sebagai cara cepat untuk mengingat dan mendeteksi tanda-tandanya.
Berikut adalah penjelasan detail mengenai ciri ciri stroke iskemik yang harus segera mendapat perhatian medis:
Tanda ini adalah salah satu yang paling jelas. Jika Anda melihat satu sisi wajah, terutama sudut mulut, terlihat melorot atau menurun, atau tidak bisa tersenyum simetris, ini bisa jadi pertanda stroke.
Kelemahan atau mati rasa yang mendadak pada lengan, kaki, atau salah satu sisi tubuh adalah ciri ciri stroke iskemik yang umum. Coba minta orang tersebut mengangkat kedua tangan. Jika salah satu tangan tidak bisa diangkat atau terkulai ke bawah, segera cari bantuan medis.
Penderita stroke iskemik seringkali mengalami kesulitan berbicara (disartria) atau kesulitan menemukan kata-kata (afasia). Bicaranya bisa terdengar cadel, tidak jelas, atau tidak masuk akal.
Stroke dapat memengaruhi pusat penglihatan di otak. Jika seseorang mengalami penglihatan ganda, penglihatan kabur, atau kehilangan penglihatan mendadak pada satu atau kedua mata, ini adalah ciri ciri stroke iskemik yang serius.
Rasa pusing yang sangat berat, hilangnya koordinasi, atau kesulitan berjalan yang muncul tiba-tiba tanpa sebab jelas bisa menjadi tanda stroke iskemik. Ini biasanya terjadi bersamaan dengan gejala lain.
Meskipun lebih sering dikaitkan dengan stroke hemoragik, sakit kepala yang tiba-tiba, sangat parah, dan berbeda dari sakit kepala yang pernah dialami sebelumnya juga dapat menjadi gejala stroke iskemik.
Jika Anda atau orang terdekat mengalami salah satu ciri ciri stroke iskemik di atas, jangan pernah menunda untuk pergi ke unit gawat darurat. Semakin cepat perawatan diberikan, semakin besar peluang pemulihan. Penanganan stroke yang optimal biasanya melibatkan tim dokter spesialis saraf dan rehabilitasi.
Kami merekomendasikan Anda untuk mempertimbangkan layanan di National Hospital, yang memiliki Stroke and Rehabilitation Center terpadu.
Pusat layanan ini dilengkapi dengan teknologi diagnosis dan terapi terkini, serta tim ahli yang siap memberikan penanganan cepat dan program rehabilitasi yang komprehensif setelah fase kritis terlewati.