Mata ikan atau dalam ilmu medis disebut clavus merupakan kondisi yang merujuk pada penebalan kulit yang mengeras dan terasa nyeri. Mata ikan biasanya berbentuk lingkaran kecil dengan pusat yang keras. Sering muncul pada area kaki, terutama di bagian yang mengalami tekanan dan gesekan berulang, seperti di jari atau telapak kaki. Kulit kering atau tidak lembab juga bisa menyebabkan mata ikan.
Mata ikan berbeda dengan kapalan. Mata ikan lebih kecil, punya pusat keras dan terasa lebih sakit. Sedangkan kapalan lebih luas dan tidak terlalu sakit.
Jika mata ikan sudah menimbulkan nyeri parah atau tidak sembuh, sebaiknya periksa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Ringan : Bisa sembuh dengan perawatan mandiri seperti penggunaan plester asam salisilat, perawatan kaki, dan menghindari tekanan.
Parah atau kronis : Lebih sulit sembuh dan bisa membutuhkan perawatan medis seperti pengangkatan oleh dokter, penggunaan obat topikal khusus, atau terapi laser/krioterapi.
Jika penyebabnya (seperti tekanan/gesekan dari sepatu) tidak diatasi, mata ikan bisa kambuh, bahkan setelah diobati.
Pada orang dengan diabetes atau gangguan sirkulasi darah, penyembuhan bisa lebih lambat dan berisiko komplikasi.
Kesimpulan, mata ikan bisa sembuh, apalagi jika ditangani sejak dini dan penyebabnya dihindari. Namun, tanpa perawatan yang tepat atau jika dibiarkan terlalu lama, bisa sulit sembuh dan menimbulkan nyeri yang mengganggu.