Hidung tersumbat yang berlangsung dalam waktu lama sering kali dianggap sebagai keluhan ringan akibat flu atau alergi. Padahal, kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup, mulai dari sulit bernapas, gangguan tidur, menurunnya konsentrasi, hingga berkurangnya produktivitas sehari-hari.
Meski sering dianggap sebagai keluhan ringan, hidung tersumbat yang berlangsung lama bisa jadi tanda adanya hipertrofi konka inferior, yaitu pembesaran jaringan konka di dalam hidung yang menyebabkan saluran napas menyempit. Bila pengobatan dengan obat-obatan tidak lagi memberikan hasil yang optimal, tindakan operasi dapat menjadi pilihan untuk mengembalikan fungsi pernapasan.
Sebagai rumah sakit yang menghadirkan layanan THT dengan dukungan teknologi modern dan tenaga medis berpengalaman, National Hospital menyediakan layanan Turbinoplasti Endoskopi, sebuah prosedur minimal invasif untuk mengatasi hidung tersumbat akibat hipertrofi konka inferior.
Menurut dokter spesialis THT-KL Konsultan Rinologi National Hospital, dr. Budi Sutikno, Sp.THTBKL, Subsp. Rino. (K), tindakan Turbinoplasti Endoskopi bertujuan memperbaiki keluhan hidung tersumbat dengan mengecilkan ukuran konka inferior yang mengalami pembesaran sehingga saluran napas menjadi lebih lega.
"Kami melakukan tindakan Turbinoplasti Endoscopic pada sisi kanan dan kiri. Tujuan utama prosedur ini adalah memperbaiki keluhan hidung tersumbat yang disebabkan oleh hipertrofi konka inferior. Dengan mengecilkan ukuran konka yang membesar, saluran napas menjadi lebih lega sehingga pasien dapat bernapas dengan lebih nyaman," jelas dr. Budi Sutikno.
Salah satu keunggulan prosedur ini adalah penggunaan teknik endoskopi, yang memungkinkan dokter melihat lapangan operasi secara jelas dan menyeluruh, mulai dari bagian depan hingga belakang rongga hidung. Visualisasi yang lebih detail membuat tindakan menjadi lebih presisi sekaligus membantu mempertahankan jaringan yang masih berfungsi dengan baik.
"Karena dilakukan secara endoskopi, visualisasi lapangan operasi sangat baik. Kami dapat mengontrol tindakan dengan lebih akurat, termasuk menentukan seberapa banyak jaringan konka yang perlu dikurangi. Hal ini membuat prosedur menjadi lebih terukur sekaligus meminimalkan trauma pada jaringan di sekitarnya," tambahnya.
Selain lebih presisi, Turbinoplasti Endoskopi juga memiliki waktu tindakan yang relatif singkat. Operasi pada kedua sisi hidung umumnya selesai dalam waktu sekitar 20–30 menit, dengan perdarahan yang sangat minimal, yaitu sekitar 10 cc.
Keunggulan lainnya adalah proses pemulihan yang lebih nyaman. Pasien umumnya dapat pulang pada keesokan hari setelah operasi dan cukup menjalani perawatan sederhana di rumah menggunakan semprotan hidung berisi larutan saline, tanpa memerlukan antibiotik maupun obat antinyeri dalam bentuk oral.
"Setelah operasi, pasien cukup menggunakan semprotan hidung berisi larutan saline atau garam untuk membantu proses penyembuhan. Pada umumnya tidak diperlukan antibiotik ataupun obat pereda nyeri dalam bentuk oral," ujar dr. Budi.
Selama masa pemulihan, pasien biasanya menjalani kontrol sebanyak dua kali, yaitu pada minggu pertama dan minggu ketiga pascaoperasi. Pada kunjungan tersebut, dokter akan membersihkan krusta atau bekuan darah yang bercampur lendir yang terbentuk selama proses penyembuhan sehingga rongga hidung tetap bersih dan hasil operasi menjadi lebih optimal.
Berdasarkan pengalaman pasien yang telah menjalani prosedur ini, rasa nyeri setelah operasi juga tergolong sangat ringan."Sebagian besar pasien menggambarkan rasa nyeri hanya berada pada skala 1 hingga 2 dari 10, sehingga proses pemulihan umumnya berlangsung dengan nyaman," pungkas dr. Budi Sutikno.
Dengan teknik endoskopi yang minimal invasif, waktu operasi yang singkat, perdarahan yang minim, serta masa pemulihan yang relatif cepat, Turbinoplasti Endoskopi di National Hospital menjadi salah satu pilihan terapi yang efektif bagi pasien dengan keluhan hidung tersumbat kronis akibat hipertrofi konka inferior. Melalui layanan ini, pasien diharapkan dapat kembali bernapas dengan lega, tidur lebih berkualitas, dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.