Seiring bertambahnya usia maupun tingginya aktivitas fisik, kemampuan tubuh untuk memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan secara alami akan menurun. Pada sistem muskuloskeletal, kondisi ini kerap memicu penyakit degeneratif dan cedera kronis—seperti osteoartritis sendi lutut, kaki dan pergelangan kaki; kelainan biomekanika, hingga cedera tendon—yang berdampak langsung pada penurunan mobilitas dan kualitas hidup seseorang.
Di tengah perkembangan ilmu kedokteran, regenerative medicine hadir sebagai salah satu bidang yang terus berkembang dengan fokus pada pemulihan dan regenerasi jaringan tubuh melalui pendekatan berbasis sains, salah satunya melalui pemanfaatan stem cell dan secretome.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, National Hospital bekerja sama dengan Mandiri Prioritas, Mandiri Sekuritas, dan Regenic menyelenggarakan edukasi publik bertajuk "Regenerative with Stem Cell & Secretome for Better Movement and Better Living" di Vasa Hotel Surabaya.
Acara ini menghadirkan dua dokter spesialis National Hospital, yakni dr. Amaranto Santoso O, Sp.PD dan Dr. dr. Henry Ricardo Handoyo, Sp.OT-CF(FA)., M.Biomed., M.H., C.M.C., C.C.D., untuk memberikan edukasi mengenai peran terapi regeneratif, pentingnya koreksi biomekanika, serta pengelolaan penyakit kronis demi mewujudkan healthy aging.
Menurut Dr. dr. Henry Ricardo Handoyo, Sp.OT-CF(FA), Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Konsultan Kaki dan Pergelangan Kaki (Foot and Ankle) National Hospital, regenerative medicine menjadi pelengkap yang sangat berharga dalam dunia ortopedi modern.
Beliau menjelaskan bahwa sendi ekstremitas bawah yaitu sendi panggul, lutut, pergelangan kaki dan kaki merupakan fondasi utama pergerakan tubuh, sehingga ketika terjadi cedera atau kelainan struktur, penanganannya tidak hanya berfokus pada meredakan nyeri, tetapi juga memperbaiki alignment dan fungsi biomekanikanya.
Dalam konteks tersebut, stem cell dan secretome hadir sebagai salah satu terapi biologis potensial untuk membantu pemulihan jaringan, meski penerapannya tetap harus didasarkan pada evaluasi klinis yang komprehensif, indikasi yang tepat, pertimbangan etis-hukum medis, serta kepatuhan terhadap evidence-based medicine. Beliau juga menambahkan pentingnya pencegahan sejak dini melalui evaluasi struktur pergerakan, postur, pemilihan alas kaki yang sesuai, dan pola hidup sehat.
Pendekatan medis tersebut juga disempurnakan dari sudut pandang kesehatan sistemik. dr. Amaranto Santoso O., Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam National Hospital, menekankan bahwa healthy aging bukan sekadar memperpanjang usia, melainkan memastikan seseorang tetap aktif dan produktif. Keberhasilan terapi regeneratif maupun penanganan ortopedi sangat dipengaruhi oleh kondisi tubuh secara menyeluruh, sehingga perlu diimbangi dengan kontrol penyakit metabolik, nutrisi yang baik, serta gaya hidup sehat.
Selain menghadirkan perspektif medis, acara ini turut diisi oleh Rino Alfian (Head of Surabaya Branch Mandiri Sekuritas) dan R. Bintang Permana Putra (Regional Sales Head AXA Mandiri Reg 8 Jawa 3) yang berbagi wawasan mengenai pentingnya perencanaan kesehatan dan finansial dalam menghadapi masa depan.
Melalui kolaborasi strategis ini, National Hospital berharap masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang akurat mengenai inovasi medis terkini serta terdorong untuk mengambil keputusan kesehatan berbasis konsultasi medis yang tepat demi menjaga kualitas hidup secara berkelanjutan.
Baca artikel selengkapnya disini:
National Hospital Edukasi Peran Stem Cell dan Secretome untuk Jaga Mobilitas
Dokter National Hospital Edukasi Manfaat Stem Cell dan Secretome
Stem Cell dan Secretome Dukung Mobilitas serta Kualitas Hidup Optimal