Penyakit Kawasaki: Kondisi Serius yang Menyerang Anak-Anak

Kawasaki adalah suatu penyakit yang biasanya menyerang anak-anak, khususnya balita dibawah usia 5 tahun. Penyakit ini merupakan suatu peradangan yang terjadi di pembuluh darah. Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat maka penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi jantung yang fatal dan permanen.

Lalu apa saja gejala Kawasaki yang perlu diwaspadai?

  • Ditandai dengan demam tinggi, selama 5-14 hari
  • Mata merah di kedua sisi
  • Muncul ruam merah di seluruh tubuh
  • Pembengkakan telapak dan tangan
  • Pembengkakan leher di area leher

Ancaman utama dari Penyakit Kawasaki ini adalah berdampak pada jantung. Karena penyakit ini dapat menyerang pembuluh darah jantung/koroner yang berfungsi mengaliri darah ke otot-otot jantung. Peradangan yang dapat melemahkan dinding arteri koroner, menyebabkan pelebaran atau penggembungan pembuluh darah yang biasa disebut aneurisma.

Bahaya Aneurisma :

1.      Dapat meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah yang bisa menyumbat arteri dan menyebabkan serangan jantung

2.      Dapat pecah dan menyebabkan pendarahan internal

3.      Dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada otot jantung dan masalah katup jantung.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter jika anak mengalami demam tinggi selama beberapa hari yang disertai dengan satu atau lebih gejala penyakit Kawasaki. Dokter akan mendiagnosis berdasarkan kriteria gejala klinis yang ada. Untuk mendukung diagnosis dan memeriksa kondisi jantung, beberapa pemeriksaan akan dilakukan seperti :

  • Tes darah

Tes darah dilakukan untuk melihat tanda-tanda peradangan (peningkatan sel darah putih, laju endap darah/ LED, dan C-reactive protein / CRP)

  • Ekokardiografi / USG Jantung

Pemeriksaan ini paling penting untuk melihat kondisi arteri koroner dan mendeteksi ada atau tidaknya aneurisma.

Jika anak mengalami beberapa gejala seperti yang disebutkan segera hubungi dokter anak atau dibawa ke unit gawat darurat. Dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, sebagian besar anak dapat pulih sepenuhnya tanpa masalah jangka panjang. Namun, jika anak terlambat ditangani dapat berakibat fatal. Mengenali gejalanya adalah langkah pertama dan terpenting untuk melindungi jantung si kecil.