SURABAYA – Kenyamanan pasien bukan sekadar fasilitas tapi bagian dari proses pemulihan di National Hospital Surabaya. Didukung dengan tenaga kesehatan seperti dokter yang ahli, perawat berkualitas, serta teknologi medis modern dan lengkap, National Hospital juga menghadirkan pengalaman perawatan lebih nyaman dan menenangkan. Pasien dapat menikmati layanan hiburan melalui platform digital Netflix di tiap kamar rawat inap.
Ang Hoey Tiong selaku CEO National Hospital mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kualitas layanan kesehatan bagi pasien. Dia menuturkan, pasien akan merasakan pengalaman yang luar biasa saat menjalani rawat inap. “Pasien lebih rileks dengan layanan platform digital di tiap kamar rawat inap melalui Netflix, misalnya,” terangnya.
Tidak hanya itu, layanan platform digital juga bisa diakses saat pasien menjalani pemeriksaan menggunakan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Ang Hoey Tiong mengungkapkan, pasien dapat memilih hiburan video di platform digital yang disediakan National Hospital. Saat ini, MRI National Hospital menggunakan teknologi terbaru. Yakni, MRI 3T Signa™ Architect Air 128 Channel dengan Teknologi AI Sonic DL™ pertama di Asia Tenggara ada di Surabaya.
“MRI National Hospital hasilkan gambar lebih detail, jernih, dan tajam. Kemudian, proses scanning lebih cepat menyesuaikan area tubuh, kualitas pencitraan lebih optimal, sensitivitas pemeriksaan lebih akurat, dan full entertainment system dengan suara mesin lebih nyaman dan minim bising,” jelas Ang Hoey Tiong.
Sementara itu, CIO National Hospital Alexander Ang menyampaikan, pengalaman layanan terbaik dimulai dari pasien mengakses National Hospital Apps yang dibekali dengan teknoligi advanced mengguanakan AI. Bahkan, lanjut dia, sampai pasien akan pulang pasca rawat inap National Hospital hadir memberikan yang terbaik.
“soal teknologi, National Hospital merain banyak penghargaan. Tahun lalu, National Hospital berhasil meraih penghargaan bergengsi pada ajang Indonesia Technology Excellence Awards 2025. Kemudian, ada juga penghargaan dari CNBC Indonesia untuk National Hospital sebagai Pioneer in Artificial Intelligence Healthcare,” jelasnya.