Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Yang sering kali menjadi masalah bukan hanya penyakit jantungnya, tetapi karena banyak orang baru menyadari adanya gangguan pada jantung saat gejalanya sudah berat atau bahkan saat serangan jantung terjadi.
Padahal, sebelum serangan jantung muncul, tubuh sering kali memberikan tanda melalui penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner. Nah, kini serangan jantung dapat dideteksi lebih dini dengan teknologi pencitraan jantung yang semakin canggih dan cepat.
Salah satu inovasi terbaru dalam dunia diagnostik penyakit jantung kardiovaskular adalah CT Scan SOMATOM Force 1152-Slice, teknologi generasi terbaru yang memungkinkan skrining jantung dilakukan dengan lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih akurat. Teknologi CT Scan SOMATOM Force 1152-Slice ada di National Hospital Surabaya.
Tidak semua orang yang memiliki penyakit jantung mengalami gejala. Bahkan, seseorang bisa terlihat sehat, aktif berolahraga, dan tidak memiliki keluhan apa pun, namun ternyata memiliki plak atau penyempitan pada pembuluh darah jantung.
Skrining penyakit jantung membantu dokter:
Deteksi dini penyakit jantung memberikan kesempatan yang jauh lebih besar untuk mencegah komplikasi serius.
SOMATOM Force merupakan CT Scan generasi terbaru yang dirancang untuk menghasilkan gambar anatomi tubuh dengan resolusi sangat tinggi dalam waktu yang sangat singkat.
Teknologi ini menggabungkan Dual Source Dual Energy, kamera 3D canggih, serta dukungan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu menghasilkan pencitraan yang lebih presisi dan efisien.
Dalam pemeriksaan jantung, kecepatan menjadi faktor yang sangat penting karena jantung terus bergerak setiap detik. SOMATOM Force memiliki kemampuan temporal resolution hingga 66 milidetik dan kecepatan rotasi hingga 0,25 detik, sehingga mampu "membekukan" gerakan jantung dan menghasilkan gambar yang sangat jelas.
Salah satu keunggulan utama SOMATOM Force adalah teknologi Turbo Flash Mode.
Dengan teknologi ini, area dada dapat dipindai hanya dalam hitungan kurang dari satu detik. Sistem mampu mencakup area hingga 50 cm dalam sekitar 0,6 detik, sehingga proses pemeriksaan menjadi jauh lebih cepat dibandingkan teknologi CT Scan konvensional.
Kecepatan ini memberikan beberapa manfaat penting:
Pada CT Scan jantung konvensional, pasien sering kali memerlukan obat untuk menurunkan denyut jantung sebelum pemeriksaan.
Dengan teknologi Dual Source yang dimiliki SOMATOM Force, gambar jantung tetap dapat diperoleh dengan kualitas tinggi meskipun denyut jantung relatif cepat. Sistem ini bahkan mampu menangkap pencitraan jantung dengan baik pada kondisi yang menantang berkat resolusi temporal yang sangat tinggi.
Hal ini membantu dokter mendapatkan informasi yang lebih akurat untuk menilai kondisi pembuluh darah koroner.
Selain cepat dan akurat, SOMATOM Force juga dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pasien.
Teknologi Dual Energy dan sistem pengolahan gambar yang lebih canggih memungkinkan penggunaan dosis radiasi yang lebih rendah tanpa mengorbankan kualitas gambar. Selain itu, kebutuhan zat kontras juga dapat dikurangi pada banyak jenis pemeriksaan.
Bagi pasien yang memerlukan evaluasi jantung secara berkala, hal ini menjadi keuntungan yang sangat penting.
Skrining jantung sangat dianjurkan bagi:
Meski tidak memiliki keluhan, pemeriksaan dini dapat membantu menemukan risiko tersembunyi yang belum menimbulkan gejala.
Serangan jantung sering datang tanpa peringatan yang jelas. Karena itu, menunggu gejala muncul bukanlah pilihan yang bijak.
Dengan teknologi SOMATOM Force 1152-Slice, skrining jantung kini dapat dilakukan lebih cepat, lebih nyaman, dan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Teknologi ini membantu dokter melihat kondisi pembuluh darah koroner secara detail sehingga risiko penyakit jantung dapat dikenali lebih awal sebelum berubah menjadi keadaan darurat.
Skrining penyakit jantung di National Hospital mulai dari Rp 599.000. Info lebih lanjut whatsapp 0813-3201-1738 (Medical Check Up National Hospital).