Tendinitis adalah suatu kondisi umum yang sering dialami banyak orang, di mana terjadi peradangan atau iritasi pada tendon. Tendon adalah tali tebal yang menghubungkan otot ke tulang.
Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri dan mengganggu pergerakan di berbagai bagian tubuh, seperti bahu, siku, pergelangan tangan, lutut, dan tumit. Pemahaman yang benar mengenai kondisi ini sangat penting agar kita dapat mengambil langkah pencegahan dan penanganan yang tepat.
Secara sederhana, tendinitis adalah peradangan yang terjadi pada tendon. Bayangkan tendon seperti karet gelang yang kuat dan elastis. Ketika karet gelang ini digunakan terlalu sering atau diregangkan secara tiba-tiba, ia bisa mengalami iritasi dan meradang.
Peradangan inilah yang menimbulkan rasa sakit, terutama saat tendon tersebut digerakkan. Kondisi ini sering juga disebut tendinopati, yang merupakan istilah lebih luas untuk masalah tendon.
Jika Anda mengalami nyeri saat menggerakkan sendi tertentu setelah beraktivitas, ada kemungkinan Anda mengalami tendinitis.
Ada beberapa faktor utama yang bisa memicu munculnya tendinitis:
Ini adalah penyebab paling umum. Melakukan gerakan yang sama berulang kali dalam jangka waktu lama dapat memberikan tekanan berlebihan pada tendon.
Contohnya termasuk mengetik berjam-jam, bermain golf atau tenis (sering disebut tennis elbow atau golfer's elbow), atau pekerjaan yang membutuhkan gerakan mengangkat berulang.
Meskipun kurang umum, cedera mendadak atau benturan keras saat berolahraga atau jatuh juga dapat menyebabkan peradangan pada tendon.
Seiring bertambahnya usia, tendon secara alami menjadi kurang fleksibel dan lebih rentan terhadap cedera. Penurunan elastisitas ini membuat tendon lebih mudah robek atau mengalami iritasi.
Beberapa penyakit seperti diabetes atau rheumatoid arthritis (radang sendi) dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami tendinitis.
Tidak melakukan pemanasan yang cukup sebelum berolahraga atau melakukan aktivitas berat dapat membuat tendon kaku dan lebih rentan terhadap cedera dan iritasi.
Gejala utama dari tendinitis adalah rasa sakit. Rasa sakit ini biasanya terasa tumpul atau nyeri, dan seringkali bertambah parah saat Anda menggerakkan area yang terkena. Selain nyeri, Anda mungkin merasakan:
Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, terutama rasa nyeri yang tidak hilang setelah beberapa hari istirahat, kami menyarankan Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter ortopedi Surabaya. Penanganan dini adalah kunci untuk pemulihan cepat dari tendinitis.
Tujuan utama penanganan tendinitis adalah meredakan rasa sakit dan mengurangi peradangan agar tendon dapat pulih sepenuhnya.
Langkah pertama yang paling penting adalah mengistirahatkan tendon yang cedera. Hindari aktivitas yang memicu rasa sakit. Jika pekerjaan Anda melibatkan gerakan berulang, modifikasi cara Anda bekerja atau gunakan alat bantu ergonomis.
Setelah peradangan mereda, program terapi fisik yang terarah dapat membantu memperkuat otot di sekitar tendon yang sakit dan meningkatkan fleksibilitas. Latihan peregangan yang lembut juga sangat membantu.
Mengompres area yang sakit dengan es selama 15-20 menit beberapa kali sehari dapat membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan.
Seorang fisioterapis dapat memandu Anda melalui latihan yang tepat dan menggunakan teknik lain, seperti pijatan khusus, untuk mempercepat pemulihan tendon Anda.
Dengan penanganan yang tepat dan disiplin, sebagian besar kasus tendinitis dapat pulih sepenuhnya. Jika penanganan awal tidak berhasil, dokter mungkin akan mempertimbangkan pilihan lain seperti suntikan kortikosteroid atau, dalam kasus yang sangat jarang dan parah, operasi.
Untuk memastikan Anda mendapatkan diagnosis dan rencana perawatan terbaik, tim medis di National Hospital memiliki dokter ortopedi ahli dan fasilitas pendukung lengkap, termasuk fisioterapi, yang siap membantu Anda kembali bergerak tanpa rasa sakit.